Tampilkan postingan dengan label cerpenku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerpenku. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 29 September 2012

Merindu Lagi ~

Diposting oleh Nadya Ayu R. Jannah di Sabtu, September 29, 2012 0 komentar

Huaaam .. Rasa kantuk terobati saat aku mengingat dia. Saat ku lihat jam weekerku masih menunjukkan pukul 04.30 aku terbangun menangis terdiam di sudut kamar. Menangisi kenangan bersamanya. Seminggu yang lalu masih sempat aku ingat dia meninggalkanku demi kekasihnya, meski berat hatiku menerima semua itu.

Cakrawala pagi yang membangunkan tidurku mengisyaratkan bahwa aku harus mengirim message padanya. Hari kebertuntunganku, messageku dibalas hingga detik ini. Saat aku dengar lagu hits dari Derby Romero_Ambil Jiwaku, reflek ku kirim lirik lagunya pada semua nomer yang ada di PhoneBookku, beruntung dia merespon dengan baik. Tuhan aku semakin merindukannya.

"iih, to tweet.. Siapa itu hayoo?" tanyanya
"Adya deh :D" jawabku menutupinya
"Oh, ia gapapa, cuma tanya kok (:"
"Beso liat ga ?"
"Insya Allah liat , na."
"Ga liat e aku :( huft"
"Loh kenapa ? Aku bawa Vixy besok loh .. *padahalyogak" (macak engkres :D)
"Haha, lek kamu mbawa vixy aku jemputen wes :) :D wahahah"
"Jau rumahmu e"
"Eh, jangan manggil aku nana dongs :3 itu nama samaran wkw"
"Enakan gitu,, Daripada ayu, padahal orang e ************* (sensor) akaka"
"A ngece ag yuh :( iyo aku emang gini. trus opo o ? ga seneng ? yws"
"Guyon guyon lah.. ya maaf dah kalo ndak berkenan ):" * ga aku bales
"Maaf na ):"
"Sungkem sek :p"
"Encang :D"

Lama ga sms dia sms lagi ke aku
"Eh, bentar na, aku mau bersih* depan rumah.. Entar yaa ?"
"Okelah skalian rumahku ya :D wahahaha"

Andai dia tau aku sangat merindukannya namun apa daya disana dia mempunyai kekasih yang lebih segalanya dariku. Saat aku play lagu Yovie & Nuno_Merindu Lagi, Hatiku semakin yakin suatu saat dia milikku, tapi kapan ? :(

*Lirik Lagunya

Sejak saat pertama melihat senyumannya
Jantung berdebar-debar inikah pertanda
Namun ternyata salah harapanku pun musnah
Sejak aku melihat kau selalu dengannya
Reff:
Tuhan tolong aku ingin dirinya
Rindu padanya, memikirkannya
Namun mengapa saat jatuh cinta
Sayang sayang dia ada yang punya
Mungkin ku harus pergi untuk melupakannya
Dalam hati berkata takkan sanggup pergi
Back to Reff:
Tlah ku coba menghapus bayang-bayang indah
Tetapi selalu aku merindu lagi owwww
Back to Reff:
Oh mengapa ku tak bisa
Ku tak bisa, ku tak bisa
Back to Reff:
Tuhan tolong, tolong aku
Jatuh cinta pada kekasih orang
Ingin lupa ku tak bisa
Sayang sayang dia ada yang punya
Back to Reff:
Sayang sayang dia ada yang punya
Sayang sayang dia ada yang punya

Salah ga sih aku rinduin dia ? Salah ya aku sayang ama dia ? :'( Aku sayang kamu :*



(Cerita ini dikutip dari lagu Yovie & Nuno_Merindu Lagi) ~

Minggu, 29 Juli 2012

Simphony Kalbuku

Diposting oleh Nadya Ayu R. Jannah di Minggu, Juli 29, 2012 0 komentar
Dihari lalu mengapa harus aku yang dapatkan kepahitan ini. Gumaman tak sedap telah ku lontarkan kepada siapapun yang ada di dekatku. Ya bagaimana tidak ku gumamkan semua ini, hanya saja aku yang masih bisa bersabar hadapi sikap mereka yang tak adil padaku.

Sore itu 28 Juli ...
"Ma.. nanti malam aku di sekolah ada acara di sekolah" ujarku
"Mulai jam berapa ? Sampai jam berapa ? Kalo pulang langsung pulang !" sentaknya
"Gatau ma" jawabku

Dari singkat permohonan izinku aku hanya di cerca dengan sejuta kekangan darinya. Namun mengapa aku hanya bisa menitihkan air mata dan tak sanggup menahan sesak dada ini..

Saat adzan magrib berkumandang tiba aku menyantap sesuap nasi yang ku beli sehabis mengantarkan kekasihku. Saat perjalanan pulang hatiku tak kuasa untuk menahan cobaan yang datang silih berganti bak angin topan yang menghantuiku..

Saat ku santap buka puasa itu ..
"Mama ikut ka !" bentaknya
"(argh padahal aku mau dianter dia)" teriak batinku
"Antarkan mama di rumah tante. Sepeda mama mau di pakek om mu ke dokter" ujarnya
"iya" gumamku

Saat itu juga aku menangis dan menyalahkan Tuhan seolah-olah tak pernah adil padaku.. Hidup bagai dikurung sangkar emas yang siapapun tak boleh mendekatiku termasuk kekasihku

Pukul 18.00 ku kirim pesan padanya
Message from he :
Jadi ku anter yangg ?

Reply He's message :
Aku dianter mama yangg :'( jahat yoo mama itu

Message from he :
Huhu iyawes sayang

Reply He's message :
Maaf sayangku..

Message from he :
Iya sayang ndak apa* kok

Reply He's message :
Nadh sayang ****y

Message from he :
Aku juga sayang nadh..

Diperjalanan aku hanya diam membisu merasakan pedihnya derita yang ku rasakan.. ingin ku ungkapkan hatiku tak sanggup menerima pahit hidup ini.. mungkin saja aku masih bisa bertahan karna ada dia disisiku. Ya dialah orang yang ku sayang hingga esok. hanya dia yang mampu membuatku tersenyum walau hatiku masih menangis dan takkan pernah tau keusaian cerita pahit ini..

Selasa, 24 April 2012

Kenangan Terindah♥

Diposting oleh Nadya Ayu R. Jannah di Selasa, April 24, 2012 0 komentar
Pagi itu, suasana cerah sekali membuat mood ku menjadi bertambah melihat lalu lalang orang-orang yang sedang berbelanja di mall. Tidak jauh dari sana terlihat seseorang menatapku dengan tajam.

Wajah manis itu, wajah yang sangat aku kenal dan takkan pernah bisa ku lupakan. Ya, dialah mantan kekasihku Bagoes. Aku pun menatapnya dengan penuh kerinduan tapi rasa itu sudah tidak bisa lagi aku ungkapkan. Tatapanku pun berhenti saat Kevin mengajakku pulang. Kevin adalah kekasihku, pengganti Bagoes di hatiku. Tetapi Bagoes adalah kenangan yang tak dapat ku lupakan seumur hidupku.

Masih terbayang kejadian semalam yang membuat tidurku yang tak nyenyak. Adik sepupuku dengan bangga memperkenalkan  mantan kekasihku, Bagoes, kepada seluruh keluarga bahwa Bages adalah pacar adik sepupuku. Dan tak ada satu orang pun yang mengerti dengan perasaanku.

Menjelang sore, Bagoes datang ke rumahku.
"Bolehkah aku bicara sebentar denganmu?" kata Bagoes
"Tentu saja, ada apa?" jawabku
Kami pun saling bicara sambil berjalan dia bertanya, "Apakah kamu masih mencintaiku?" kata Bagoes
Aku hanya tersenyum padanya.
"Tolong jawab dengan jujur!" desaknya
"A...A...Aku!" jawabku gagap. Entah apa yang membuatku gagap, apa aku gugup seakan tidak percaya Bagoes bertanya begitu padaku
"Aku tau kamu tidak mencintai aku lagi kan! Kamu sudah memiliki Kevin yang lebih segalanya dariku." Bentak Bagoes
"Tapi, aku nggak pernah bicara seperti itu, sampai sekarang pun aku masih mencintaimu" jawabku
"Lagi pula Natasya sangat menyayangimu!" kataku
"Tapi aku mencintaimu Natalie!" jawab Bagoes
"Tapi apa bedanya aku dengan Natasya, sama! Dia sangat menyayangimu dan sisi lain aku pun tidak rela jika di sisa hidupnya dia kecewa padaku kalu aku menerima cintamu lagi. Bahagiakan dia!" ujarku sambil memohon
Tidak terasa air mataku mengalir, seirin dia pergi berlari dari hadapanku seolah tak percaya aku berkata seperti itu kepadanya.

Pikiranku mulai kacau, aku gelisah memikirkan kata-kata Bagoes kepadaku. Sikapnya, masih jelas nampak kalau dia masih mencintaiku. Tapi kenapa aku harus di hadapkan dengan pilihan yang sulit, pilihan antara aku dan adik sepupuku, Aku sudah punya Kevin di sisiku dan aku tidak boleh egois. Munkin jawabanku sudah benar. Entahlah aku bingung, kenapa hatiku  masih ada rasa cemburu terhadap adik sepupuku. Tetapi rasa itu harus aku buang sedikit demi sedikit walaupun agak akit tapi harus aku lakukan

Seminggu berlalu, pesta tunangan antara Bagoes dan Natasya pun di gelar. Sejak itu pula aku tidak pernah bertemu dengannya lagi. Tetapi tanpa di duga di pekarangan belakang dia sedang menungguku, dan aku pun menghampirinya.
"Inikah keputusan terakhirmu? Jawablah!" ujar Bagoes memecah keheningan sesaat.
"Baiklah kalau itu maumu." Kata Bagoes

Tak terasa air mataku mengalir seakan-akan menyalahkanku. Bagoes pun pergi meninggalkan aku dan Kevin datang menjemputku.

Tak lama kami tiba di pesta itu dan ku lihat, Bagoes melingkarkan cincin pertunangan ke jari Natasya, Natasya pun begitu. Dadaku begitu sesak, tak kuat melihat kenyataan ini. Terlebih ketika dia menyanyikan lagu "Kenangan Terindah"nya Samsons. Tepat di reff dari lagu itu, Bagoes bernyanyi di dekatku. Kevin pun mulai curiga kepadaku dan saat back to reff hati ini sudah tak tahan lagi, aku pun berlari keluar sekencang mungkin sampai di ujung acarapun aku masih menenangkan diri.

Aku melihat Bagoes menghampiriku, dia memeluk dan menciumku dan aku biarkan itu, peristiwa  itu tanpa sepengetahuan Kevin. Terasa hangat ada di dalam pelukan Bagoes, sesaat aku tersadar dan melepaskannya pelukannya. Aku tersadar kalau dia bukan milikku lagi, aku sudah milik Kevin.

"Biarlah cincin ini ku buang!" kata Bagoes
"Jangan." jawabku
"Ku mohon, jangan, demi aku!" kataku dengan air mata yang mengalir di pipiku.

Perlahan aku menjauh dari kehidupannya, dan aku menjauh dari kehidupannya, dan aku pun belajar untuk menghilangkan rasa cemburu terhadap adik sepupuku, aku pun masih menjauh darinya.

Aku akan mulai dengan lembaran yang baru, memulai hidup dengan penuh kebahagiaan bersama DaniKevin. Orang yang selalu ada untuk aku, yang selalu mencintai dan menyayangi aku. Biarlah kenangan bersama Bagoes itu terkubur di dalam hatiku selamanya dan akan ku jadikan kenangan terindah dalam hidupku. (**)

Sabtu, 07 April 2012

Asa dan Mimpiku

Diposting oleh Nadya Ayu R. Jannah di Sabtu, April 07, 2012 0 komentar
         Hari itu membuat asaku semakin memuncak. Entah apa yang ku rasakan saat ini. Apa aku harus pantas meninggalkan dunia ini ? atau aku harus bertahan dengan semua itu. Tuhan aku serahkan padaMu. Sribu godaan sribu cacian telah ku terima hingga saat ini. “Aku harus kembali padaMu Tuhan. Agar semua menjadi bahagia tanpaku” doa yang ku ucapkan.
        Pagi itu saat aku menginjakkan kakiku tuk melaksanakan rutinitas yang menjadi kewajibanku. Rasanya mata ini ingin terpejam lebih lama lagi merasakan kebahagiaanku yang sempurna disana. Malaikat itu apakah engkau Tuhan ? Akupun serahkan hidupku padaMu
        Saat aku merasakan mimpi indah rasanya aku ingin terbaring dan terpejam menikmati buai mimpi indah itu. Di mimpi itu aku bertemu sosok lelaki yang pernah mengisi hidupku. Sebut saja Raka. Raka adalah sosok yang pernah ku cinta saat aku terdiam membisu. “Raka.. Raka ! Dimana kamu dimana ragamu?” ujarku saat mengejar bayangan itu. “Aku disini cinta aku disini” jawabnya. Rasanya aku terbang melayang diudara bersama orang yang ku cintai saat itu. Tak lama akupun terbangun dan menangis sesaat merasakan betapa hebatnya kerinduan yang ku simpan untuk Raka. Raka telah tiada telah hilang bak ditelan bumi.
        “Pokoke aku mau selamanya ama cinta gamau pisah masak se ga imbang mbe penantianku” ujarnya. Kalimat itu telah ku rasakan saat dia memutuskan pergi meninggalkanku. Sampai saat ini kalimat itu masih tersimpan rapi di diaryku.
        Tersisa satu foto di laptopku yang ku buat kenangan manis di hidupku. “Raka aku mencintaimu” ujarku dalam hati. Ribuan air mata telah ku teteskan mengiri kepergianmu yang telah menemukan penggantiku.
        “Maafkan aku yang tak pernah bisa membahagiakanmu” kalimat itu telah ku kirim melalui pesan singkat namun hingga detik ini kamu tak menjawabnya. Diam membisu enggan bertemu ragaku telah kau lakukan. Dosa apa ragaku hingga aku merasakan karma yang begitu menyakitkan.
        Doa doa yang ku ucapkan telah cukup ku kirim agar kau sadar betapa hebatnya cinta kasih dan sayangku yang ku berikan. Saat aku merasakan jemarimu aku merasakan getaran tulang rusuk ini. Tuhan apakah Raka Jodohku ? Itu RahasiaMu.
        Sisa hidupku sisa nafasku akan ku berikan untuk menantimu. Hingga ragaku telah lelah telah usai menantimu. Andai waktu dapat ku ubah takkan ku sia-siakan lagi. Namun hanya buai mimpi indah yang ku rasakan. Dengarlah aku betapa aku merindukanmu Raka ..
 

Rainbow in My Life♥ Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review